QINS-MR

Ayat & Dalil Terkait dalam Kategori Ini:
Surah ke-12

QS. Yusuf (Yusuf) / 12 : 22

وَلَمَّا بَلَغَ اَشُدَّهٗٓ اٰتَيْنٰهُ حُكْمًا وَّعِلْمًا ۗوَكَذٰلِكَ نَجْزِى الْمُحْسِنِيْنَ

Terjemahnya

"Ketika dia telah cukup dewasa, Kami berikan kepadanya kearifan dan ilmu. Demikianlah, Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik."

Analisis Ilmiah & Medis

Tafsir Ringkas

(Tafsir Kemenag/Al-Misbah) Di kala Yusuf mulai dewasa, Allah memberikan pula kepadanya kecerdasan dan kebijaksanaan sehingga ia mampu memberikan pendapat dan pikirannya dalam berbagai macam masalah yang dihadapi. Allah juga memberikan kepadanya ilmu, meskipun ia tidak belajar. Ilmu yang didapat tanpa belajar ini dinamai ilmu ladunni karena ia semata-mata ilham dan karunia dari Allah. Demikianlah Allah memberi balasan kepada Yusuf yang tidak pernah mengotori dirinya dengan perbuatan keji dan jahat, selalu menjaga kebersihan hati nuraninya, selalu bersifat sabar dan tawakal atas musibah dan bahaya yang menimpanya. Demikianlah Allah membalas setiap insan yang berbuat baik.

Korelasi Medis Modern

Korelasi medis kesehatan reproduksi & maternitas islami pada Stres pada remaja

Panduan Klinis (Askep)

Diagnosa Keperawatan

[D.0080] Ansietas Definisi: [D.0080] Kondisi emosi dan pengalaman subjektif individu terhadap objek yang tidak jelas akibat antisipasi bahaya. Penyebab/Faktor Risiko: [D.0080] Krisis situasional (kehamilan tidak direncanakan, persalinan pertama/primipara, perubahan peran menjadi orang tua); Kekhawatiran keselamatan janin; Kurang terpapar informasi. Tanda & Gejala: [D.0080] Mayor: Merasa bingung, Khawatir akibat kondisi yang dihadapi, Sulit berkonsentrasi, Tampak gelisah, Tampak tegang, Sulit tidur. Minor: Mengeluh pusing, Palpitasi, Tremor, Muka pucat, Nadi meningkat.

Intervensi Medis

[I.09314] Reduksi Ansietas Definisi: [I.09314 Reduksi Ansietas] Meminimalkan perasaan cemas, khawatir, firasat buruk, atau kegelisahan akibat antisipasi bahaya. Observasi: [I.09314 Reduksi Ansietas] 1. Identifikasi saat tingkat ansietas berubah (mis. kondisi, waktu, stresor). 2. Identifikasi kemampuan mengambil keputusan. 3. Monitor tanda-tanda ansietas verbal dan nonverbal (gelisah, takikardia, gemetar, napas cepat). Terapeutik: [I.09314 Reduksi Ansietas] 1. Ciptakan suasana terapeutik untuk menumbuhkan kepercayaan. 2. Temani pasien untuk mengurangi kecemasan dan memberikan rasa aman. 3. Dengarkan keluhan dengan penuh perhatian dan empati. 4. Gunakan pendekatan yang tenang, meyakinkan, dan tidak terburu-buru. Edukasi: [I.09314 Reduksi Ansietas] 1. Jelaskan seluruh prosedur tindakan klinis termasuk sensasi yang mungkin dialami. 2. Informasikan secara faktual mengenai diagnosis, pengobatan, dan prognosis. 3. Anjurkan keluarga untuk tetap mendampingi pasien. 4. Latih teknik relaksasi (napas dalam, distraksi, dzikir, relaksasi otot progresif). Kolaborasi: [I.09314 Reduksi Ansietas] 1. Kolaborasi pemberian obat anti-ansietas jika kecemasan berat mengganggu kestabilan tanda vital.

Intervensi Spiritual

Diagnosis ditetapkan setelah pengkajian dan pemenuhan indikator SDKI; pemetaan ini adalah kandidat ASKEP berdasarkan topik.

Teks berhasil disalin!
Beranda Cari Manual Masuk